Hukum Menerima Sumbangan Dari Orang Kafir

Oleh Abu Muawiah

Tanya:
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Afwan bagaimanakah hukum uang orang kafir yang disumbangkan untuk masjid secara sukarela? Apakah haram untuk orang
Islam?
Zubair Ali

Jawab:
Asy-Syaikh Muqbil -sebagaimana dalam kitab Ijabah As-Sail soal no. 24- pernah ditanya dengan nash pertanyaan sebagai berikut:
Apakah diterima hadiah dari orang yang bekerja pada perkara yang haram, atau sumbangannya untuk membangun mesjid atau selainnya dari amalan-amalan kebaikan?
Maka beliau menjawab: Yang lebih hati-hati jangan diterima, kalau tidak maka (asalnya) dosa ditanggung atas yang mengerjakan (perkara haram itu) secara langsung sebagaimana yang telah berlalu. Dan kami katakan bahwa dosanya ditanggung oleh yang mengerjakannya secara langsung karena Nabi Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam bermu’amalah dengan orang Yahudi sedangkan mereka bermu’amalah dengan riba dan terkadang mereka mengundang Nabi Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam (untuk makan) lalu beliau memenuhi undangan mereka padahal mereka bermu’amalah dengan riba”.

Sumber: http://al-atsariyyah.com

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.178 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: