Tanda-Tanda Kebesaran Allah Pada Ikan Pemanah, Sang Sniper Bawah Air!

Segala ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala sudah pasti penuh dengan hikmah dan keagungan. Dan ciptaan ini akan menghantarkan kita untuk memahami betapa agung dan sempurnanya Dzat Yang Menciptakan, Allah Subhanahu wa Ta’ala. Adalah ikan pemanah, predator bawah air, pemangsa buruan yang hidup di atas permukaan air. Dia mampu mengatur strategi untuk melumpuhkan dan menjangkau mangsanya. Bagaimana cerita ajaibnya? Simak pada tulisan berikut. ***
Ikan pemanah (Toxotes jaculatrix) atau disebut juga dengan ikan sumpit adalah ikan yang unik. Jika biasanya ikan mencari mangsa dalam air, ikan pemanah ini menarget mangsanya yang berada di darat, bahkan kadang di udara. Alhasil, serangga, capung, laba-laba, yang lagi asyik berada di atas ikan ini silakan bersiap untuk disantap.

Penembak Jitu Bawah Air
Karena mangsanya tidak berada di air, ikan ini harus memiliki cara yang unik untuk melumpuhkannya. Tentu caranya bukan dengan memasang perangkap seperti laba-laba. Tidak pula dengan berkamuflase seperti gurita dan binatang air lain. Tapi, sebagaimana namanya, ikan pemanah memiliki keahlian khusus layaknya seorang sniper atau penembak jitu.

Strategi yang digunakan ikan pemanah ialah menyemprotkan air melalui mulut untuk menghantam mangsanya. Memang air tidak akan melukai mangsa, dan memang bukan itu tujuan semprotannya. Semprotan air ini berguna untuk menjatuhkan mangsa ke dalam air. Ketika mangsa kelabakan di air, barulah si ikan yang merupakan penguasa air bergerak cepat menyambar mangsanya.

Ikan pemanah harus tepat dalam menyemprotkan air. Dia harus melumpuhkan mangsa dalam satu kali tembakan. Kalau tidak, mangsa yang telah diincarnya dipastikan terkejut, dan makanan pun gagal didapat.

Sekilas, mungkin kemampuan ini biasa-biasa saja. Namun, kalau kita lihat dengan kaca mata fisika, penembakan air yang dilakukan ikan pemanah ini memerlukan perhitungan yang teliti. Air memiliki kerapatan yang berbeda dengan udara. Cahaya yang melewati dua medium yang berbeda kerapatannya akan dibiaskan. Hasilnya, benda yang berada di dalam medium lain akan kelihatan berbeda posisinya. Hal ini akan jelas kita pahami jika kita mencelupkan setengah bagian pensil atau benda panjang lainnya ke dalam air. Pensil atau benda tersebut akan kelihatan bengkok di bagian permukaan air. Inilah akibat dari pembiasan cahaya tersebut.

Nah, jika seorang sniper jarak jauh harus memperhitungkan jarak, kelembaban udara, kecepatam angin, dan lainnya, maka seekor ikan pemanah harus memperhitungkan pembiasan cahaya ini. Dia harus mengetahui di mana letak mangsa sesungguhnya untuk bisa tepat mengenainya. Maka, Allah Subhanahu wa Ta’ala pun memberinya kemampuan hebat ini tanpa melalui bangku sekolah. Memang, pembiasan cahaya tidak akan terjadi jika kita melihat tegak lurus (90 derajat) dengan permukaan air. Tapi faktanya, ikan pemanah bisa tepat memanah mangsanya meski dengan sudut 40 derajat, sudut yang cukup besar memungkinkan terjadinya pembiasan cahaya.

Demikianlah kebesaran dan hebatnya ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dial-ah yang telah mengatur segalanya dan menggiring rezeki untuk makhluk-Nya dengan cara yang luar biasa. Subhanallah. [abdurrahman]

[Sumber: Majalah Tashfiyah edisi 15 vol.02 1433H-2012M Hal. 33-35]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.178 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: