Sembelihan Wanita

Abu Umar

Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

Pertanyaan:
Apakah boleh seorang wanita melakukan penyembelihan burung atau binatang yang sejenisnya?

Jawaban:
Wanita boleh menyembelih burung atau yang lebih besar dari itu.

Adapun dalilnya, (diriwayatkan) bahwa seorang budak wanita menggembala kambing di Sil In, yaitu sebuah bukit yang ada di Madinah. Suatu ketika, serigala membawa seekor kambing padanya. Kemudian dia menyembelihnya dengan batu. Dan ini terjadi pada masa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam masih hidup. Maka sembelihan seorang wanita adalah halal, walaupun dia dalam keadaan haid, dan walaupun ada seorang laki-laki yang bisa menyembelihnya.

Atas dasar ini, maka jawaban dari pertanyaan itu, binatang yang disembelih oleh wanita boleh dan halal, tetapi dengan syarat; dia seorang muslimah atau Ahli Kitab Yahudi atau Nashara, dan penyembelihannya dilakukan dengan pisau yang tajam yang dapat mengalirkan darahnya –bukan dengan gigi atau kuku-, dan menyebut nama Allah subhanahu wata’ala ketika menyembelih.

Sumber: Nurun ‘ala ad Darbi Fatawa Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin hal. 99

(Dinukil untuk blog http://ulamasunnah.wordpress.com dari Fatwa-fatwa Ulama Kontemporer Bagian 2, Pustaka Al Qabail)

Sumber: http://ulamasunnah.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: