Mana yang Afdhal bagi Wanita, Shalat di Rumah atau di Masjidil Haram?

Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah

Sebuah pertanyaan dilayangkan kepada Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin setelah shalat fajar di Masjidil Haram Makkah tanggal 27 Ramadhan 1420/ 4 Januari 2000.

Soal:
Manakah yang afdhal bagi wanita, shalat di rumah atau di Masjidil Haram (Makkah)?

Beliau rahimahullah menjawab:
Seorang wanita lebih baik shalat di rumahnya sebagaimana yang disebutkan di dalam hadits,

“Janganlah kalian cegah para wanita untuk pergi ke masaajid (masjid-masjid). Namun, rumah-rumah mereka itu lebih baik bagi mereka.”

Kata masaajid (masjid-masjid) meliputi seluruh masjid, termasuk Masjidil Haram di Makkah, Masjid Nabawi di Madinah, serta Masjid Al Aqsa di Al Quds (Yerusalem). Oleh karena itu, berdasarkan hadits ini jelas bahwa lebih baik bagi wanita untuk shalat di rumahnya.

(Diterjemahkan dari http://fatwa- online.com/ fataawa/womensis sues/
worship/0000105_1.htm untuk blog http://ulamasunnah.wordpress.com)

Sumber : http://ulamasunnah.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: