Imam yang Merokok dan Memotong Jenggot

Penulis: Jurnal Al-Atsariyyah Vol. 01/Th01/2006

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah Alu Asy-Syaikh rahimahullah

Samahatu Asy-Syaikh , apakah boleh maju mengimami manusia orang yang menghisap rokok dan memotong jenggotnya ?

Jawab : “Diriwayatkan dari Nabi Shollallahu ‘alaihi wasallam :

اِجْعَلُوْا مِنْ أَئِمَّتِكُمْ خِيَارَكُمْ فَإِنَّهُمْ وَفَدَكُمْ فِيْمَا بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ اللهِ

“Jadikanlah sebagai imam-imam kalian yang paling baiknya di antara kalian, karena sesungguhnya mereka menebus apa-apa antara kalian dan antara Allah”.

Jika imamnya adalah orang yang jelek, pecandu rokok, isbal kainnya dan memotong jenggotnya, bagaimana bisa dia mengimami jama’ah (sholat) ?. Maka wajib atasnya (imam tersebut) untuk bertaqwa kepada Allah dan mengetahui agungnya kedudukan imam (sholat) dan wajib juga atasnya untuk menjauh dari semua perkara yang diharamkan apakah dia mengimami manusia maupun tidak”.

Sumber : Jurnal Al-Atsariyyah Vol. 01/Th01/2006

Yakni memanjangkannya sampai di bawah mata kaki.

(Sumber http://almakassari.com/artikel-islam/fatwa/imam-yang-merokok-dan-memotong-jenggot.html)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: