Hukum Shalat Di Masjid Yang Ada Kuburannya

Oleh Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baaz

Pertanyaan:
Apa hukum shalat di suatu masjid yang di dalamnya terdapat kuburan, atau di halaman atau di tanah kiblatnya?

Jawab:
Apabila di dalam masjid terdapat kuburan, maka shalat di dalamnya tidak sah, sama saja apakah kuburan itu di belakang orang yang shalat atau di depannya, samping kanan ataupun samping kirinya, berdasarkan pada sabda Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam:
“Allah melaknat orang-orang Yahudi dan Nasrani disebabkan mereka menjadikan kuburan para nabi mereka sebagai masjid.” (Muttafaq’alaih). Juga berdasarkan sabda beliau Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam:
“Ketahuilah sesungguhnya orang-orang sebelum kalian menjadikan kuburan para nabi dan orang-orang yang shalih mereka sebagai masjid, maka janganlah kalian menjadikan kubur-kubur sebagai masjid. Karena sesungguhnya aku melarang kalian dari hal itu.” (Diriwayatkan oleh Muslim dalam Ash-Shahih.)
Juga dikarenakan shalat disamping kuburan merupakan jalan yang mengantarkan kepada perbuatan syirik dan bersikap ghuluw (berlebih-lebihan) dalam memuliakan penghuninya, maka wajib hal itu dilarang dalam rangka mengamalkan dua hadits di atas dan yang semakna dengan keduanya, juga sebagai upaya menutup pintu-pintu kesyirikan.

Sumber: Buku Sifat Shalat Nabi karya Syaikh Nashiruddin Al-Albani & Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baaz, Penerbit Maktabah Al-Ghuroba hal. 364-365

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: