Jika Wanita Telah Suci Haid Pada Waktu Ashar, Haruskah Dia Mengerjakan Shalat Dhuhur?

Oleh Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baaz

Pertanyaan:
Apabila wanita suci dari haidnya di waktu Ashar atau Isya’, apakah dia juga harus mengerjakan Dhuhur dan Maghrib karena dianggap waktu keduanya boleh dijama’?

Jawab:
Jika wanita telah suci dari haid atau nifasnya di waktu Ashar, maka wajib bagi dia untuk mengerjakan shalat Dhuhur dan Ashar sekaligus menurut pendapat yang paling shahih diantara para ulama, karena waktu keduanya dianggap satu bagi orang yang memiliki udzur seperti orang sakit dan musafir. Sedang dia mendapatkan udzur disebabkan terlambat sucinya. Demikian juga apabila ia suci diwaktu Isya’ maka majib baginya untuk mengerjakan shalat Maghrib dan Isya’ sekaligus berdasarkan penjelasan yang telah lalu, dan inilah yang difatwakan oleh sebagian shahabat Radhiyallaahu ‘anhum.

Sumber: Buku Sifat Shalat Nabi karya Syaikh Nashiruddin Al-Albani & Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baaz, Penerbit Maktabah Al-Ghuroba hal. 364

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: