Sahkah Shalat Tanpa Adzan Dan Iqamah?

Oleh Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baaz

Pertanyaan:
Apabila lupa mengumandangkan iqamah kemudian shalat, apakah hal itu berpengaruh bagi shalatnya, baik sendirian atau berjamaah?

Jawab:
Jika ada yang mengerjakan shalat tanpa iqamah baik sendirian atau berjamaah, maka shalatnya sah, dan orang yang lupa agar bertaubat kepada Allah Subhaanahu wa ta’aala.
Demikian pula jika shalat tanpa adzan maka shalatnya sah, karena adzan dan iqamah merupakan fardhu kifayah, dan keduanya bukan bagian inti dari shalat.
Akan tetapi orang yang meninggalkan adzan dan iqamah agar bertaubat kepada Allah Subhaanahu wata’aala, karena fardhu kifayah menyebabkan berdosa apabila ditinggalkan oleh semua orang dan menjadi gugur apabila telah ditunaikan oleh sebagian orang. Diantara bentuk fardhu kifayah adalah adzan dan iqamah, jika telah ditunaikan oleh beberapa orang maka gugurlah kewajiban dan dosa dari yang lainnya, baik mereka itu di rumah atau sedang safar, di desa, di kota maupun di negeri pelosok. Kita memohon kepada Allah agar memberi taufik kepada seluruh kaum muslimin menuju perkara yang diridhai-Nya.

Sumber: Buku Sifat Shalat Nabi karya Syaikh Nashiruddin Al-Albani & Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baaz, Penerbit Maktabah Al-Ghuroba hal. 380

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: