Bila Mendapati Imam Qunut Shubuh Terus-Menerus

Oleh: Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi rahimahullaahu

Soal:

قنوت الصبح على المداومة في غير النازلة بعدة، فإذا قنت الإمام هل نقنت معه؟

Qunut Shubuh terus-menerus selain qunut nazilah adalah bid’ah. Jika kita mendapat imam Qunut Shubuh, apakah kita ikut bersamanya?

Muhammad Al-Fath – Medan (+62813977xxxxx)
Abu Ayyub – Solo (+62813934xxxxx)

Jawab:

الجواب: الذي ينبغي أنكم تسكتون إذا كان الإمام ملتزما بالقنوت كل صلاة الفجر. فاسكتوا أنتم حتى لا تقعوا في البدعة. وإن شركتموه في بعض الأيام فإنه لا يعتبر منكم دخولا في البدعة، لأن الحكم بالبدعة إنما هو في المداومة. وبالله التوفيق.

Yang seharusnya (kalian lakukan) adalah berdiam, apabila imam terus-menerus melakukan qunut pada setiap shalat fajar. Diamlah kalian sehingga kalian tidak terjatuh ke dalam bid’ah. Apabila kalian mengikutinya pada sebagian hari, maka yang demikian tidak teranggap masuk ke dalam bid’ah. Sebab, vonis bid’ah itu hanyalah bila dilakukan terus-menerus. Wabillahi At-Taufiq.

(Dinukil dari Majalah An-Nashihah, vol. 12 tahun 1428H/2007M, hal. 3, untuk http://almuslimah.co.nr)

Sumber : http://almuslimah.wordpress.com/2009/04/06/bila-mendapati-imam-qunut-shubuh-terus-menerus/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: