Manhaj Salaf adalah yang Wajib Kita Ikuti sampai Hari Kiamat

Oleh: Asy-Syaikh Shalih bin ‘Abdillah bin Fauzan Al-Fauzan

Soal:

Ada sebagian orang yang meyakini kalau manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah tidak lagi sesuai untuk masa sekarang ini, berdalil bahwa ketentuan-ketentuan syari’at yang diyakini Ahlus Sunnah wal Jama’ah tidak mungkin akan bisa terealisasikan sekarang ini?

Jawab:

Yang mengatakan bahwa manhaj Salaf Sholih tidak lagi sesuai dengan zaman maka dia termasuk seorang yang sesat dan meyesatkan, karena manhaj Salaf Sholih adalah manhaj yang Allah memerintahkan kita untuk mengikutinya sampai hari kiamat. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَوْفَ يَرَى اخْتِلاَفًا كَثِيرًا فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْدِيِّينَ مِنْ بَعْدِي تَمَسَّكُوا بِهَا وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ

“Barangsiapa yang masih hidup di antara kalian, maka dia akan mendapati perselisihan yang banyak, maka wajib bagi kalian untuk mengikuti sunnahku dan sunnah para khulafaur rasyidin yang mendapat petunjuk sesudahku, berpegang teguhlah dan gigitlah sunnah itu dengan gigi geraham.”

(Sabda beliau) adalah seruan kepada umat sampai hari kiamat. Hal ini menunjukkan keharusan untuk berjalan di atas manhaj salaf, dan menunjukkan bahwa manhaj salaf adalah cocok di setiap waktu dan tempat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَالسَّابِقُونَ الأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَّضِيَ اللهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِى تَحْتَهَا أَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah, dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.” (At-Taubah: 100)

Dan “orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik” mencakup umat sampai hari kiamat. Maka wajib bagi mereka untuk mengikuti manhaj orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar. Dan Imam Malik rahimahullah mengatakan: “Tidak akan menjadi baik umat ini kecuali dengan hal yang memperbaiki pendahulunya.”

Orang-orang yang ingin memisahkan umat dari pendahulunya, dan memisahkan umat dari Salaf Shalih maka mereka ingin menebarkan keburukan pada kaum muslimin, menginginkan perubahan agama Islam ini, dan berbuat bid’ah dan penyimpangan. Maka hal ini wajib untuk ditolak dan dibantah hujjahnya, serta ditahdzir dari keburukannya. Karena wajib untuk komitmen dengan manhaj salaf, dan berqudwah dengan para salaf, dan berjalan di atas manhaj salaf, sebagaimana yang disebutkan dalam Kitabullah dan Sunnah Rasulullah seperti yang sudah kita sebutkan. Maka orang yang mau memutuskan antara orang yang datang kemudian dari umat ini dengan pendahulunya, dia telah membuat kerusakan di muka bumi yang harus ditolak ucapannya, dibantah serta ditahdzir. Dan yang dikenal dengan perkataan jelek seperti ini adalah orang-orang Syi’ah dan pengekornya dari orang-orang yang sesat. Maka tidak perlu diindahkan ucapannya.[1]

Footnote:

[1] Majalah Ad-Dakwah, no. 2120, 19 Dzul Qa’dah 1428H.

(Dinukil dari Majalah An-Nashihah, vol. 13 tahun 1429H/2008M, judul: Manhaj Salaf adalah yang Wajib Kita Ikuti sampai Hari Kiamat, hal. 9-10, untuk http://almuslimah.co.nr)

Sumber : http://almuslimah.wordpress.com/2009/05/28/manhaj-salaf-adalah-yang-wajib-kita-ikuti-sampai-hari-kiamat/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: