Bagaimana Jika Imam Batal Wudhu’nya?

Oleh Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz

Pertanyaan :
Apabila batal wudhu’ imam di tengah-tengah shalat, apakah digantikan oleh orang lain yang akan menyempurnakan shalat, ataukah batal shalat jama’ah yang hadir dan menyuruh orang lain mengulangi shalat bersama mereka dari awal?

Jawab :
Yang benar bahwa yang disyari’atkan bagi imam adalah digantikan oleh orang lain untuk menyempurnakan shalat tersebut sebagaimana dilakukan oleh Umar Radhiallahu ‘anhu ketika beliau ditikan dalam keadaan shalat, beliau menyuruh ‘Abdurahman bin ‘Auf Radhiallahu ‘anhu menggantikannya untuk menyempurnakan shalat fajar bersama kaum muslimin. Apabila imam mundur ke belakang maka salah satu makmum yang berada di belakangnya maju menggantikannya untuk kemudian menyempurnakan shalat. Apabila mereka mengulangi shalat dari awal, maka tidak mengapa, sebab dalam masalah ini terdapat perbedaan pendapat di kalangan ahlul ilmi. Akan tetapi yang rajih (mendekati kebenaran) adalah pendapat yang menyatakan imam mengangkat pengganti untuk menyempurnakan shalat berdasarkan penjelasan yang telah kami sebutkan, yaitu perbuatan Umar Radhiallahu ‘anhu. Namun apabila mereka mengulanginya dari awal maka tidaklah mengapa. Wallahu waliyyut taufik.

Sumber: Buku Sifat Shalat Nabi karya Syaikh Nashiruddin Al-Albani & Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baaz, Penerbit Maktabah Al-Ghuroba hal. 419 – 420

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: