Hukum Penulisan Kisah-Kisah Fiktif

Fatawa Lajnah Daa’imah no : 7 / 6252

Pertanyaan :

Bolehkah seseorang menulis kisah-kisah dari imajinasi hayalan, semua yang ada dalam kisah itu hakikatnya adalah dusta, namun dipaparkan seperti kisah anak-anak untuk dibaca dan diambil ibroh darinya ?

Jawaban :

Diharamkan bagi seorang muslim untuk menulis kisah-kisah dusta ini. Dan apa yang ada dalam kisah-kisah Qur’ani dan Nabawi serta yang lainnya dari kisah yang nyata dan mewakili kenyataan sudah cukup sebagai ibroh dan nasehat yang baik.

Semoga Allah ta’ala memberi taufiq, semoga sholawat dan salam terlimpah kepada nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, keluarga dan para sahabatnya

Lajnah Daa’imah Lil Bukhuts Ilmiyah wal Ifta’

Ketua :

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz

Anggota :

Syaikh Abdullah bi Qu’ud

Syaikh Abdullah bin Ghudayyan

Syaikh Aburrazaq Afifi

Sumber : http://almadinah.or.id/332-hukum-penulisan-kisah-kisah-fiktif.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: