Hukum Lewat didepan Orang Sholat

Oleh Ustadz Muhammad Na’im Lc

Pertanyaan :

Apa hukum/akibat orang yang lewat di depan orang yang sholat ? (Aris, 085288155xxx)

Jawab :

Berkaitan dengan orang yang lewat di depan orang yang sholat maka hal ini ada beberapa keadaan :

  1. Jika lewat di depan orang yang ma’mum, maka tidak merusak sholat seseorang dan tidak pula yang melakukannya termasuk berbuat sesuatu yang mungkar, karena sutrahnya ma’mum adalah imamnya.

Dari Abdullah bin Abbas radhiyallaahu’anhuma berkata : Aku datang dengan mengendarai keledai betina, ketika itu aku sudah menginjak dewasa dan Rasulullah shallallaahu’alaihi wassallam sholat mengimami manusia di Mina tidak menghadap tembok. Maka aku melewati di antara sebagian shof kemudian turun dan aku biarkan keledai betina itu merumput kemudian aku masuk ke dalam shof dan tidak ada seorangpun yang mengingkarinya. ( HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits ini Ibnu Abbas mengkhabarkan, kalau beliau melakukannya ketika sudak beranjak dewasa, jika hal itu sesuatu yang mungkar yang akan merusak sholat tentu akan diingkarinya, namun ternyata tidak ada yang mengingakarinya baik Rasulullah ataupun para sahabat. Hal ini beliau lakukan di Mina dalam haji wada’ kurang lebih delapan puluh hari sebelum meninggalnya Rasulullah, yang menunjukkan : sahnya sholat, lewat di depan ma’mum bukan merupakan kemungkaran dan hukum itu tetap berlaku karena peristiwa itu terjadi di akhir masa Rasulullah shallallhu’alaihi wasallam.

  1. Jika melewati orang yang sholat munfarid atau di depan imam yang menghadap sutrah maka hukumnya haram dan berdosa.

Dari Abi Juhaim bi Shommah Al Anshari radhiyallahu’anhu berkata : Telah bersabda Rasulullah shallallaahu’alaihi wasallam : “Seandainya orang yang lewat di depan orang sholat mengetahui dosa yang ditanggungnya dari perbuatannya maka dia berdiri selama empat puluh itu lebih baik baginya dari melewati di depan orang yang sholat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Sa’id Al Khudry radhiyallahu’anhu berkata : Aku mendengar Rasulullah shallallaahu’alaihi wasallam bersabda : “Jika salah seorang dari kalian sholat dengan mengahadap sesuatu yang menutupinya (sutrah), dan ada seseorang yang mau lewat di hadapannya maka tahanlah, jika menolak maka tahanlah dengan kuat, karena sesungguhnya itu adalah syaitan.” (HR. bukhari dan Muslim)

Dari hadits di atas bisa diambil kesimpulan :

  • Haramnya lewat di depan orang yang sholat
  • Wajibnya menjauh dari lewat di hadapan orang sholat karena ancaman ini.
  • Disyari’atkannya sholat menghadap sutrah agar bisa lebih menjaga sholatnya dari terputus dan kurang
  • Disyari’atkannya mendekat ke sutrah agar bisa menghalangi orang mau lewat di hadapannya
  • Lewat di depan orang sholat adalah termasuk perbuatan syaitan yang menginginkan untuk merusak ibadahnya manusia dan mengganggu dalam sholat mereka. Wallaahu a’lam bishawab

Sumber : http://almadinah.or.id/290-lewat-didepan-orang-sholat.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: