Awas Tertipu, Akhiratlah Kenikmatan itu!

Kenikmatan Hakiki

Nikmat yang bercampur kebusukan adalah nikmat yang dilarang. Kenikmatan ini akan membuahkan kesengsaraan setelah berlalunya. Maka apabila dorongan dari dalam dirimu sangat kuat untuk mendapatkannya, cobalah pikirkan setelah kenikmatan semu itu berlalu. Kenikmatan tersebut akan menyisakan dan meninggalkan kejelekan serta penderitaan. Kemudian timbanglah antara dua perkara tersebut dan lihatlah segala perbedaan yang ada.

Di sisi lain, keletihan dalam ketaatan adalah keletihan yang bercampur dengan kebaikan. Keletihan ini akan membuahkan kelezatan dan kedamaian. Ketika ketaatan ini berat bagi jiwa, maka renungkanlah ketika hilang keletihan tersebut. Pikirkanlah kebaikan, kenikmatan, dan kebahagiaan yang engkau dapatkan di akhir keletihan ini. Timbanglah antara dua hal ini dan utamakan yang lebih bagus dan baik.

Akal yang cerdas mengutamakan manfaat yang paling besar dengan mengorbanhkan yang lebih kecil, menanggung beban penderitaan yang lebih ringan untuk menghindari yang lebih besar.

Tentt hal ini membutuhkan pengetahuaan tentang hakikat hal-hal yang paling utama dan bermanfaat di antara dua pertimbangan. Siapa yang sempurna bagian akal dan keilmuannya, ia akan memilih dan mengutamakan yang afdhal. Sebaliknya, ketika kurang bagiannya dari dua hal tersebut atau salah satunya, maka ia akan memilih yang lebih rendah. Siapa yang memikirkan kehidupan dunia dan akhirat, ia akan mengetahui bahwa keduanya tidak bisa didapat kecuali dengan kesusahan. Maka hendaknya ia menanggung kesusahan demi yang paling baik dan lebih kekal. [Farhan]

Referensi: Al Fawaid, Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah Rahimahullah

[Sumber: majalah Tashfiyah edisi 08 vol.01 1432H-2011M hal.96]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: