Belajar Sabar Dari Anak Kecil

Berkata Fudhail Ibn Iyadh Rahimahulloh:
“Aku belajar sabar dari seorang Anak kecil”

Suatu ketika aku pergi ke masjid, dan aku melewati seorang ibu di rumahnya (yang sedang) memukuli anaknya (yang masih kecil), dalam keadaan anak itu berteriak membuka pintu dan lari (keluar dari rumahnya), maka sang ibunya pun menutupkan dia pintu…

Beliau (Imam Fudhail Rahimahullaahu) berkata, “Ketika aku pulang (dari masjid) aku menemukan anak itu, setelah sejenak menangis ia tertidur di ambang pintu rumahnya (diluar), merayu dan melunakkan hati ibunya, sehingga lunaklah hati si ibu, lalu dibukakanlah pintu rumahnya.

Al-Imam Fudhail menangis sampai basah jenggot beliau dengan air mata, dan mengatakan:

“Subhanalloh!! Sekiranya seorang hamba bersabar didepan pintu Allah, niscaya akan dibukakan pintu untuknya,

Berkata Abu darda Radliallahu’anhu,
“Bersungguh-sungguhlah dalam doa, karena sesungguhnya (mereka) yg sering mengetuk pintu akan dibukakan baginya.”

[Dinukil dari Kitab Mushannaf Ibnu Abi Syaibah 6/ 22 ]

Malaikat Atau Manusia Saleh Yang Lebih Mulia?

Syaikhul Islam pernah ditanya tentang manusia saleh dan malaikat, manakah yang lebih afdal?

Beliau menjawab bahwa manusia saleh lebih mulia ditilik dari kesempurnaan akhirnya (saat di akherat, pen.) dan malaikat lebih utama ditilik dari permulaannya (saat di dunia, pen.). Karena malaikat saat ini berada di ar-Rafi’il A’laa. Mereka tersucikan dari hal-hal yang menodai bani Adam. Mereka tenggelam dalam peribadatan kepada Allah –subhanahu wa ta’ala–. Tidak disangsikan bahwa kondisi ini lebih sempurna ketimbang kondisi manusia. Baca lebih lanjut

Rasulullah Bisa Ke Dunia Setelah Wafat?

Pertanyaan:
Apakah setelah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam wafat, beliau bisa datang dalam wujud sebenarnya (sebagaimana sebelum beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam wafat) atau hadir dalam bentuk bayangan?

Jawab:
Hadirnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam atau selain beliau yang telah berpulang kepada Rabbnya termasuk perkara gaib. Perkara ini tidak dapat diketahui kecuali dengan dalil dan penjelasan kepada hamba. Tidak boleh bagi seseorang untuk membahas masalah ini kecuali dengan dalil. Baca lebih lanjut

Pakaian Wanita Harus Hitam?

Tanya:
Apakah wanita harus mengenakan pakaian berwarna hitam saat keluar rumah atau bisa memakai warna-warna lain selama bukan warna-warna yang menyolok?

Jawab:
Memakai hijab/pakaian berwarna hitam bagi wanita tidaklah diharuskan. Mereka boleh memakai warna-warna lain yang memang warna khusus bagi wanita, dengan ketentuan tidak menarik perhatian karena keindahannya dan tidak pula menimbulkan godaan. (Fatawa no.5363) Baca lebih lanjut

Hukum Menggunakan Mesin Untuk Menyembelih Hewan

ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ

Pertanyaan:
Syahkah membaca bismillah sekali untuk semua sembelihan yang menggunakan mesin di pabrik-pabrik makanan kaleng, sekali pencet tombol beberapa hewan langsung tersembelih semua. Bagaimana hukum pekerjaan operator tersebut?

Jawaban:
Hukumnya syah insya Allah ta’ala, dengan beberapa catatan: Baca lebih lanjut

Jika Tekad Dan Tujuan Hanya Kepada Allah

Apabila setiap saat tekad dan tujuan seorang hamba hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, Allah pasti akan menanggung seluruh kebutuhannya. Allah mudahkan qalbunya untuk selalu mencintai-Nya, lisannya untuk senantiasa berdzikir kepada-Nya, serta seluruh anggota badannya untuk taat kepada-Nya.

Namun, apabila keinginannya hanya dunia semata, Allah bebankan seluruh ambisi, kegundahan, dan keletihannya kepada dirinya sendiri. Qalbunya pun sibuk dengan dunia. Demikian pula seluruh anggota badan yang lain. Hanya berkhidmat untuk dunia saja. Saat itu, qalbunya akan lalai dari kecintaan kepada-Nya. Lisannya lupa untuk berdzikir kepada-Nya. Anggota badannya berpaling dari ketaatan kepada-Nya. Baca lebih lanjut

Kiat-Kiat Memiliki Anak Shalih

Ust. Abu Zakariyya

Sesungguhnya Allah Ta’ala telah memberikan banyak nikmat yang sangat besar atas hamba-hambaNya , dan diantara nikmat tersebut adalah anak yang shalih, ia merupakan amalan shalih bagi kedua orang tuanya semasa hidup dan setelah mereka meninggal, sebagaimana yang dikabarkan oleh Nabi shallallahu dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:

“jika seorang hamba telah meninggal dunia maka terputuslah seluruh amalannya kecuali tiga perkara : sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang mendoakannya” (riwayat Muslim no.1631)

Oleh karena itu para nabi dan orang-orang shalih terdahulu memiliki perhatian khusus dalam perkara ini, karena didalamnya terdapat kebaikan yang sangat besar.

Allah Ta’ala berfirman menghikayatkan tentang keadaan mereka :

“Di sanalah Zakariya berdo’a kepada Tuhannya seraya berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar do’a”. (Ali-Imran : 38)

Juga firmanNya :

“Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugeraahkanlah kepada kami, isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al-Furqaan : 74) Baca lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 1.178 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: